Asuhan keperawatan Keluarga Pada Pasien An. M Dengan Tuberculosis
DOI:
https://doi.org/10.24036/jkem.v4i2.395Keywords:
Tuberculosis, Asuhan Keperawatan KeluargaAbstract
Kasus Tuberculosis di Indonesia pada tahun 2020 dengan jumlah beban kasus terbanyak, sehingga tahun 2021 kasus TB jelas tidak baik. Indonesia diperkirakan sebanyak 969.000 kasus TB. Angka ini naik 17% dari tahun 2020 yaitu sebanyak 824.000 kasus. Insidensi kasus TB di Indonesia terdapat 354 orang diantaranya yang menderita TBC. Salah satu penyakit yang paling umum di dunia dan salah satu yang menjadi perhatian utama di Indonesia adalah Tuberculosis (TBC). Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang bernama Mycobacterium Tuberculosis yang menyebar melalui udara, batuk, bersin dan bahkan saat berkomunikasi secara tatap muka. Tuberculosis membutuhkan pengorbatan selama 6 bulan penuh, dukungan keluarga sangat penting dalam perjuangan melawan TTBC (Suprihatiningsih, 2020). Tujuan penulis ini adalah bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan pada keluarga dengan Tuberculosis di wilayah kerja Puskesmas Kurai Taji Kota Pariaman. Metode penelitian yang digunakan merupakan studi kasus. Adapun hasil pengkajian pada An. M 6 tahun yang mengalami Tuberculosis dengan 3 masalah yaitu bersihan jalan nafas tidak efektif, defisit pengetahuan, dan ansietas. Hasil tingkat pengetahuan dan kemandirian keluarga meningkat adalah menerima perawatan kesehatan masyarakat dan pelayanan keperawatan yang diberikan sesuai dengan intervensi keperawatan. Saran dari penulis untuk keluarga yaitu keluarga mampu memahami cara perawatan dan juga pencegahan dari penyakit Tuberculosis begitu pun dengan perawat, instalansi rumah sakit dan pendidikan, diharapkan bisa menambah wawasan dan pengetahuan sebagai acuan dalam memberikan pelayanan kesehatan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 yesa yesa, Armaita, Hasmita, Hilma Yessi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
