Jurnal Keperawatan Medika https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem <div><span lang="EN-US">The Jurnal Keperawatan Medika (JKEM) is a scientific publication journal that is published every <strong>six months (Mei-October (First Period) and November-April (Second Period)</strong> using peer review method for article selection. JKEM is intended for practitioners, academics, professionals, students, or the public who are involved and interested in the development of <strong>Nursing Sciences</strong> include training, education, and practice. JKM received relevant articles in the nursing fields, which included <strong>original research (Research Article), Review Article or Concept analysis, Case Report/Case Study, and Brief Article or feature articles.</strong></span></div> en-US milyanovera@fpk.unp.ac.id (Milya Novera) aulia.asman@gmail.com (Aulia Asman) Wed, 24 Dec 2025 19:08:21 +0000 OJS 3.2.1.0 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 manajemen nyeri pada Tn. I dengan post op apendisitis di RSUP Prof. H. Muhammad Yamin https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/297 <p>Apendisitis adalah kondisi peradangan yang dapat bersifat akut maupun kronis, yang terjadi apada apendiks vermiformis akibat adanya sumbatan di lumen apendiks (Nurjanah, 2020). Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2022, angka kematian akibat apendisitis mencapai 21.000 jiwa, dimana jumlah kasus pada pria lebih banyak dibandingkan wanita. Sekitar 12.000 jiwa laki-laki meninggal akibat apendisitis, sedangkan pada perempuan, angkanya mencapai sekitar 10.000 jiwa. Tujuan studi kasus ini adalah mampu melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan Penyakit Apendisitis dengan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, evaluasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di ruangan rawat inap bedah RSUD Prof. H. Muhammad Yamin, SH. Pariaman pada tanggal 12 sampai 15 Februari 2025 dengan satu orang pasien yakni Tn. I, dengan cara metode observasi dan wawancara, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasil penelitian selama 4 hari tersebut di dapatkan masalah keperawatan yaitu nyeri akut, resiko infeksi dan intoleransi aktivitas. Diharapkan RSUD Prof. H. Muhammad Yamin, SH. Pariaman dapat memberikan pelayanan Kesehatan dengan optimal dan kerja sama yang baik antar tim Kesehatan serta mempertahankan standar asuhan keperawatan terutama pada pasien dengan Penyakit Apendisitis.</p> Redha Illahi Ardiyanti Sari, Debby Silvia Dewi, Jufrika Gusni, Anggra Trisna Ajani Copyright (c) 2025 Redha Illahi Ardiyanti Sari, Debby Silvia Dewi, Jufrika Gusni, Anggra Trisna Ajani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/297 Wed, 24 Dec 2025 00:00:00 +0000 Asuhan Keperawatan Pada Tn. R dengan Dengue Haemoragic Fever https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/383 <p>Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) merupakan penyakit yang masuk ke tubuh melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan disebabkan oleh virus dengue. Menurut WHO 2024 kasus Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) mencapai 5,2 juta kasus di dunia. Di Indonesia mencapai 57.884 kasus dengan angka kematian 422 kasus. Di Sumatera Barat mencatat 2.698 kasus (DHF). Di kota Padang mencatat jumlah kasus 535 kasus mencakup 20 kasus kematian. Di Rumah Sakit Dr. Reksodiworyo Padang mencatat 233 kasus di tahun 2024 mengalami penurunan dari tahun 2023-2024 sebanyak 8 orang. Tujuan dilakukan asuhan keperawatan ini adalah mampu melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan DHF dengan meliputi, pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, evaluasi dan dokumentasi yang dilaksanakan di ruang rawat inap Agus Salim Rumah Sakit Dr. Reksodiwiryo Padang pada tanggal 24 Maret sampai 28 Maret 2025 dengan satu orang pasien yakni Tn. R, menggunakan metode dengan cara observasi, wawancara, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi. Hasil penelitian selama 5 hari di dapatkan diagnosis keperawatan yang muncul pada Tn. R yaitu, Hipertermia membaik dihari ke tiga, dengan suhu tubuh (36.6ºC), Nyeri akut membaik dihari ke lima dengan tujuan keluhan nyeri menurun, hypovolemia membaik dihari ke lima dengan tujuan status cairan membaik, resiko perdarahan membaik dihari ke lima dengan tujuan Tingkat perdarahan menurun, dan resiko defisit nutrisi membaik dihari ke lima, pasien mampu menghabiskan porsi makanan yang di berikan rumah sakit. Diharapkan pasien dan keluarga memahami bagaimana perawatan di rumah dan melakukan pencegahan berupa menjaga kebersihan lingkungan agar dapat terhindar dari penyakit DHF</p> Muhammad Fadhel Akbar Fadhel, Rika Novariza, Linda Marni, Aulia Asman Copyright (c) 2025 Muhammad Fadhel Akbar Fadhel, Rika Novariza, Linda Marni, Aulia Asman https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/383 Wed, 24 Dec 2025 00:00:00 +0000 Asuhan Keperawatan Pada An. G Dengan Kejang Demam https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/416 <h2>ABSTRACT</h2> <p><em>Febrile seizures are seizures that occur when the temperature rises to 38°C caused by an extracranial process, usually occurring at the age of 3 months to 5 years. Febrile seizures begin with an increase in body temperature. An increase in body temperature that is not treated immediately will cause seizures. In West Sumatra, especially at Prof. H. Muhammad Yamin SH Regional Hospital. in 2022, the incidence of febrile seizures was 154 children who experienced febrile seizures. The purpose of this scientific paper is to provide nursing care to patients with febrile seizures in the children's room at Prof. H. Muhammad Yamin SH Regional Hospital. A case study approach is used with a nursing process that includes assessment, diagnosis, planning, implementation, and evaluation. Patient care was carried out on February 27 - March 3, 2025, which was carried out with assessment, data analysis, diagnosis, planning, implementation and evaluation. After the assessment was completed, 3 diagnoses were obtained, namely hyperthermia related to the disease process as evidenced by body temperature above normal values, warm skin and seizures, knowledge deficit related to lack of exposure to information as evidenced by as evidenced by asking about the problems faced, and the risk of nutritional deficit as evidenced by weakness and loss of appetite. After nursing care was obtained from An. G, the nursing problems were resolved. Appropriate and comprehensive nursing care plays a very important role in supporting the healing process of children with febrile seizures. This scientific paper also emphasizes the imprortance of families and parent to pay attention to the cleanliness of the home environment, when a child has a fever, thw mother must also compress her child’s body with warm water, the mother must also ensure that her cild drinks plenty of fluids so that the child does not become dehydrated, parents must also be aware of&nbsp; signs of fever such as routinely measuring the child’s body temperature when the child looks lethargic, fussy or hot.</em></p> Anggi Olivia Anggi, Reska Handayani, Putri Minas Sari, Erpita Yanti Copyright (c) 2025 Anggi Olivia Anggi, Reska Handayani, Putri Minas Sari, Erpita Yanti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/416 Wed, 24 Dec 2025 00:00:00 +0000 Asuhan keperawatan jiwa pada Tn. M dengan Halusinasi https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/426 <p>Halusinasi merupakan salah satu gejala gangguan jiwa yang ditandai dengan gangguan persepsi sensori, di mana individu merasakan sensasi palsu berupa suara, penglihatan, pengecapan, perabaan, atau penciuman. Berdasarkan pengambilan data yang didapatkan dari RSJ Prof. HB Saanin Padang masalah keperawatan terbanyak tahun 2024 adalah jumlah halusinasi dengan jumblah6.206 orang, dengan persentase mencapai 97,4%. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk menerapkan Asuhan Keperawatan Jiwa pada pasien dengan halusinasi pendengaran di Rumah Sakit Jiwa Prof. HB Saanin Padang. Pasien yang ditangani berjumlah satu orang dengan inisial Tn. M. Diagnosa keperawatan utama yang muncul adalah halusinasi pendengaran. Penerapan Asuhan Keperawatan pada Tn. M dilakukan tanggal 24 Maret s/d 28 Maret 2025 dengan kunjungan sebanyak Lima hari pertemuan. Metode yang disusun berupa Studi Kasus. Dari hasil pengkajian Asuhan Keperawatan Jiwa menunjukan bahwa Tn. M mampu mengatasi masalah Perawatan diri, dan mampu mengontrol Halusinasi secara mandiri dengan menggunakan Strategi Pelaksanaan (SP) yaitu SP 1 latihan menghardik, SP 2 minum obat dengan secara teratur, SP 3 bercakap-cakap dan SP 4 melakukan kegiatan harian terjadwal. Dalam penelitian ini diharapkan Tn. M memahami pemberian Asuhan Keperawatan Jiwa, serta peneliti, Rumah Sakit Jiwa Prof. Hb Saanin Padang, dan Institusi diharapkan dapat menambah pengetahuan sebagai panduan dalam memberikan Asuhan Keperawatan Jiwa yang optimal.</p> Mayendro Rafikto Rafikto, Ramaita, Vivi Yuderna, Ridhyalla Afnuhazi Copyright (c) 2025 Mayendro Rafikto Rafikto, Ramaita, Vivi Yuderna, Ridhyalla Afnuhazi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/426 Wed, 24 Dec 2025 00:00:00 +0000 Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Pada Tn.H Dengan PPOK https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/444 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>PPOK adalah penyakit tidak menular akibat asap rokok yang menyebabkan hambatan pernapasan. WHO (2022) mencatat PPOK sebagai penyebab kematian ketiga di dunia. memengaruhi 1,28 miliar orang. Di RS Aisyiyah Pariaman, kasus PPOK&nbsp; terus meningkat setiap tahun. Studi kasus pada Tn. H di ruang Mina (19–23 Februari 2025) bertujuan menerapkan asuhan keperawatan secara menyeluruh. Ditemukan lima diagnosa keperawatan, yaitu pola napas tidak efektif, gangguan pertukaran gas, risiko infeksi, risiko penurunan curah jantung, dan nyeri akut, yang seluruhnya berhasil teratasi dalam lima hari. Diharapkan pasien dan keluarga memahami penyebab, gejala, risiko, dan cara pencegahan agar tidak terjadi kekambuhan.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata Kunci : Penyakit Paru Obstruktif kronik (PPOK)</p> Martoleni putri Putri, Hilma Yessi, Linda Marni, Mike Asmaria Copyright (c) 2025 Martoleni putri Putri, Hilma Yessi, Linda Marni, Mike Asmaria https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/444 Wed, 24 Dec 2025 00:00:00 +0000 Pengaruh Terapi Musik Tradisional Minang Saluang Pada Lansia Penderita Insomnia https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/461 Nadya Sekar Manitha, Rika Syafitri, Ledia Restipa Copyright (c) 2025 Nadya Sekar Manitha, Rika Syafitri, Ledia Restipa https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/461 Wed, 10 Dec 2025 00:00:00 +0000 Implementasi Keperawatan Pada Pasien Dengan Demam Thypoid https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/309 <p><em>According to the WHO, Indonesia reports an average of 900,000 typhoid fever cases annually, with over 20,000 deaths. In West Sumatra, cases can reach 46,142 or 1.52%. At Dr. Reksodiwiryo Padang Hospital, 795 cases and 5 deaths were recorded in 2024. This case study aims to provide nursing care for typhoid fever patients, including assessment, diagnosis, intervention, implementation, evaluation, and documentation. The study was conducted in the Agus Salim Inpatient Room from February 17–21, 2025, with one patient, Mrs. P. Data were collected through observation, interviews, physical exams, and documentation. Nursing problems identified were hyperthermia, sleep disturbances, risk of infection, and risk of nutritional deficit. Interventions included hyperthermia management, sleep support, infection prevention, and nutrition management. After 5 days of care, all problems were resolved. Typhoid fever, caused by Salmonella typhi, spreads through contaminated food and water. It is recommended that patients and families increase awareness about the causes and prevention of&nbsp;typhoid&nbsp;fever.</em></p> Amirah Najmah Elvarino Amirah Najmah Elvarino, Debby Silvia Dewi, Jufrika Gusni, Anggra Trisna Ajani Copyright (c) 2025 Amirah Najmah Elvarino Amirah Najmah Elvarino, Debby Silvia Dewi, Jufrika Gusni, Anggra Trisna Ajani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/309 Wed, 24 Dec 2025 00:00:00 +0000 Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Ny.N Dengan Hipertensi https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/408 <p>Hipertensi merupakan masalah serius yang dapat menjadi masalah global yang signifikan. Secara global, lebih dari 1,28 miliar orang dewasa menderita hipertensi, dengan sebagian besar kasus terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, termasuk Indonesia. Tujuan studi kasus ini adalah mampu memberikan asuhan keperawatan keluarga pada pasien dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Manggopoh. Metode yang digunakan adalah dengan studi kasus pendekatan proses keperawatan yang terdiri dari pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan keluarga mengenai hipertensi, keterlibatan dalam perawatan pasien, serta kemampuan dalam pengendalian faktor risiko melalui modifikasi gaya hidup dan kepatuhan terhadap pengobatan. Intervensi yang diberikan meliputi nyeri kronis, edukasi kesehatan dan terapi relaksasi. Dapat disimpulkan bahwa asuhan keperawatan keluarga yang komprehensif mampu meningkatkan kemandirian keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan hipertensi.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata Kunci: Asuhan Keperawatan Keluarga, Hipertensi</p> nise Nise Sri Ranika, Milya Novera, Ramaita, Ramaita, Rosmi Eni Copyright (c) 2025 nise Nise Sri Ranika, Milya Novera, Ramaita, Ramaita, Rosmi Eni https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/408 Wed, 24 Dec 2025 00:00:00 +0000 Diabetes Mellitus Tipe II Faktor Resiko, Diagnosa, dan Tatalaksanaan https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/423 <p><em>Type II Diabetes Mellitus is a chronic disease characterized by elevated blood glucose levels due to impaired insulin production or utilization. According to the World Health Organization (WHO), in 2024, the number of people with diabetes reached 830 million globally. At Aisyiyah Hospital in Pariaman, Type II Diabetes Mellitus ranks third among the ten most common diseases.This study aims to provide nursing care to patients with Type II Diabetes Mellitus in the Mina Ward of Aisyiyah Hospital, Pariaman. The subject of this case study is Mr. I, who was hospitalized from February 25 to March 1. The methods used in this study included direct observation, physical examination, interviews, and documentation review.The identified nursing problems included: Unstable,blood glucose levels Acute pain, Impaired skin integrity,Anxiety,Risk of nutritional deficit, Risk of infection, Disturbed sleep pattern,The evaluation results showed that some problems remained unresolved, including: Unstable,blood glucose levels,Impaired skin integrity,Risk of infection, Recommendations were given to the patient and family, with the expectation that they can provide home care, anticipate complications, and offer continuous family support. This is intended to help the patient maintain a proper diet and healthy lifestyle, thereby preventing an increase in blood glucose levels.</em></p> Anggraini syafri Lira, Linda Marni, Mike Asmaria, Hilma Yessi Copyright (c) 2025 Anggraini syafri Lira, Linda Marni, Mike Asmaria, Hilma Yessi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/423 Wed, 10 Dec 2025 00:00:00 +0000 Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Tn.R Dengan Resiko Perilaku Kekerasan https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/429 <p>Gangguan jiwa merupakan pola perilaku atau psikologis yang ditunjukan oleh pasien yang menyebabkan distress, disfungsi, dan menurunkan kualitas kehidupan. Data WHO tahun 2022, menunjukkan angka prevelensi gangguan jiwa di dunia sekitar 300 juta jiwa. Pada tahun 2024, Sumatra Barat mendapat urutan keenam dengan jumlah 4,8%. Berdasarkan pengkajian awal di RSJ Prof. HB Saanin Padang ditemukan Diagnosis keperawatan Resiko Perilaku Kekerasan pada tahun 2024 berada diurutan ke-2 terbanyak dengan jumlah 115 pasien. Tujuan dari studi kasus adalah menerapkan Asuhan Keperawatan Jiwa pada pasien Resiko Perilaku Kekerasan di Rumah Sakit Jiwa Prof. HB Saanin Padang. Studi kasus dilakukan selama 5 hari dari tanggal 12 Maret s/d 17 Februari 2025. Pasien berinsial Tn. R keperawatan yang muncul yaitu Resiko Perilaku Kekerasan, halusinasi, dan defisit perawatan diri. Strategi pelaksana yang dilakukan kepada pasien adalah melatih cara mengontrol marah dengan latihan fisik 1 dan 2 (tarik nafas dalam dan pukul kasur dan bantal), minum obat, berbicara verbal, dan spiritual Pada diagnosa Defsit Perawatan Diri dilakukan strategi pelaksanaan melatih cara menjaga kebersihan diri (mandi, dan ganti pakaian, sikat gigi, cuci rambut, potong kuku),melatih cara berdandan (sisir rambut, cukuran), melatih cara makan dan minum dengan baik, melatih BAB dan BAK dengan baik.. Hasil evaluasi tindakan yaitu masalah resiko perilaku kekerasan dan defisit perawatan diri sudah teratasi. Kesimpulan dari penerapan terapi ini didapatkan hasil bahwa pasien mampu mengontrol kemarahan secara mandiri dengan cara yang telah di ajarkan oleh perawat. Diharapkan manfaat bagi penulis adalah sebagai pedoman dalam asuhan keperawatan serta dapat menambah pengetahuan dan wawasan penulis dalam melaksanakan asuhan keperawatan.</p> Yusran Hanif Yusran Hanif, Ramaita, Vivi Yuderna, Ridhyalla a Afnuhazi Copyright (c) 2025 Yusran Hanif Yusran Hanif, Ramaita, Vivi Yuderna, Ridhyalla a Afnuhazi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/429 Wed, 24 Dec 2025 00:00:00 +0000 Asuhan Keperawatan Maternitas Pada Ny.S Dengan Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/445 <p>Hiperemesis Gravidarum merupakan bentuk ekstrim dari mual dan muntah pada kehamilan yang daapat menyebabkan dehidrasi berat, ketidak seimbangan elektrolit, penurunan berat badan, dan gangguan metabolik, kondisi ini biasanya terjadi pada trimester pertama dan dapat berdampak serius terhadap kesehatan ibu dan janin (Nurhayati, 2021). Tujuan penulis adalah agar mahasiswa mampu menerapkan dan melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien ibu hamil atas indikasi Hiperemesis Gravidarum. Metode yang digunakan dalam penulis ini adalah studi kasus dengan subjeknya satu pasien. Penulis ini dilaksanakan di ruangan Kebidanan Rumah Sakit Tentara Dr. Reksodiwiryio Padang pada tanggal 16 Maret s/d 21 Maret 2025. Setelah dilakukan pengkajian didapatkan masalah keperawatan yang muncul pada Ny. S yaitu defisit nutrisi, risiko hipovolemi, toleransi aktivitas. Disaat muncul masalah maka dilakukan rencana keperawatan berdasarkan sdki, slki, siki serta dilakukan implementasi sesuai dengan perencanaan, setelah dilakukan evaluasi selama 5 hari didapatkan masalah defisit nutrisi, risiko hipovolemi, toleransi aktivitas efektif teratasi dan pasien diperbolehkan pulang. Berdasarkan Studi kasus yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan asuhan keperawatan yang telah dilaksanakan selama 5 hari dapat teratasi dengan baik. Maka dari itu diharapkan pasien dapat meningkatkan pengetahuan tentang perawatan hiperemesis gravidarum dan kunjungan antenetal care kelayanan kesehatan.</p> <p>Kata kunci&nbsp;&nbsp; : Hyperemesis gravidarum, keluhan antenatal care</p> Licia Indra cia, Maidawilis, Putri Minas Sari, Erpita Yanti Copyright (c) 2025 Licia Indra cia, Maidawilis, Putri Minas Sari, Erpita Yanti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/445 Wed, 24 Dec 2025 00:00:00 +0000 Pengaruh Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Keluarga Tentang Response Time Membawa Pasien Stroke ke Rumah Sakit https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/464 Muhammad Arif, Irma Copyright (c) 2025 Muhammad Arif, Irma https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/464 Wed, 10 Dec 2025 00:00:00 +0000 Terapi Pemberian Cairan Dengan DHF Pada An.R. https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/359 <p>Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a serious infectious disease in Indonesia, especially for children. Their immature immune systems make children vulnerable to DHF complications. This case study applies the nursing care provided to An. R., who had DHF, in the Marwa Room at Aisyiyah Hospital in Pariaman City. The case study uses a nursing process that includes assessment, diagnosis, planning, implementation, and evaluation. The assessment revealed that the child had a high fever and exhibited signs of dehydration and bleeding manifestations, such as petechiae. Nursing diagnoses determined included hypovolemia, hyperthermia, acute pain, and risk of nutritional deficits. Interventions included hyperthermia management, fluid administration, vital sign monitoring, family education, and supportive therapy. An.R.'s temperature, vital signs, and appetite all improved. Nursing care plays an important role in supporting the healing process of children with DHF. This case study highlights the role of the family and the environment in patient recovery and disease prevention. This involves improving environmental hygiene through regularly draining water reservoirs, closing water reservoirs tightly, and burying used items that can collect rainwater. These measures prevent mosquito breeding.</p> Surya Gilang Ramadhan Gilang, Reska Handayani, Maidawilis, Putri Minas Sari Copyright (c) 2025 Surya Gilang Ramadhan Gilang, Reska Handayani, Maidawilis, Putri Minas Sari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/359 Wed, 24 Dec 2025 00:00:00 +0000 Asuhan Keperawatan Gerontik Pada Tn. N Dengan Hipertens https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/412 <p>Hypertension is a chronic disease that is often found in the elderly and is the main cause of serious complications such as stroke and heart failure. Based on data from the Sabai Nan Aluih Sicincin Padang Pariaman Regency Social Home (PSTW), hypertension is one of the seven most common diseases, with a prevalence of 13 cases in 2022, decreasing to 7 cases in 2024. This study aims to provide a comprehensive picture of geriatric nursing care for the elderly with hypertension. The study was conducted at the Sabai Nan Aluih Sicincin PSTW, Regency Padang Pariaman Regency, in 23 May 2025. The method used was a case study with a nursing care approach that included assessment, diagnosis, intervention, implementation, and evaluation. The results showed that the elderly who received directed nursing care experienced improvements in blood pressure management, reduced symptoms such as headaches and insomnia, and increased understanding of the disease and its treatment. The evaluation showed an increase in compliance in taking medication and diet management. In conclusion, the provision of continuous nursing care and appropriate education play an important role in controlling hypertension in the elderly in social care. This study contributes to geriatric nursing practice in an effort to improve the quality of life of the elderly with hypertension.</p> Habib Hisbul Habib, Ramaita, Sandra Dewi, Vivi Yuderna Copyright (c) 2025 Habib Hisbul Habib, Ramaita, Sandra Dewi, Vivi Yuderna https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/412 Wed, 24 Dec 2025 00:00:00 +0000 Asuhan Keperawatan Pada Dengan Post Sectio Caesarea Indikasi Cephalo Pelvic Disproportion (CPD) https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/424 <p>Sectio caesarea (SC) adalah tindakan persalinan buatan dengan cara insisi pada dinding perut dan rahim, di mana rahim tetap utuh dan janin memiliki berat lebih dari 500 gram. WHO menetapkan angka ideal SC sebesar 5–15%, sedangkan di Indonesia mencapai 17,6%. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat (2019) mencatat 121 kasus kematian ibu, dengan penyebab utama perdarahan (45,5%) dan hipertensi (19,8%). Penulisan ini bertujuan untuk menerapkan asuhan keperawatan pada pasien Cephalopelvic Disproportion (CPD).metode yang digunakan ialah studi kasus. Penulisan dilakukan dalam bentuk studi kasus pada satu pasien di ruang kebidanan RSUD Prof. Yamin, SH, Kota Pariaman, pada tanggal 5–9 Februari tahun 2025. Hasil pengkajian menunjukkan lima diagnosa keperawatan, yaitu: gangguan mobilitas fisik, nyeri akut, ansietas. Seluruh diagnosa tersebut berhasil teratasi pada hari ke tiga pelaksanaan asuhan. Intervensi yang dilakukan meliputi pemantauan tanda vital, manajemen nyeri, pencegahan infeksi, dukungan laktasi, serta edukasi kepada pasien dan keluarga. Diharapkan hasil penulisan ini dapat menjadi acuan bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan keterampilan pemberian asuhan keperawatan pada pasien dengan CPD. Selain itu, pasien dan keluarga juga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan serta menerapkan pola hidup sehat secara&nbsp;berkelanjutan, pasien disarankan memakai IUD</p> Yollanda septriani Yolla, Mariza Elvira, Maidawilis, Yessy Aprihatin Copyright (c) 2025 Yollanda septriani Yolla, Mariza Elvira, Maidawilis, Yessy Aprihatin https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/424 Wed, 10 Dec 2025 00:00:00 +0000 Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Tn. A Dengan Halusinasi https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/441 <p>Gangguan jiwa seperti skizofrenia merupakan kondisi mental yang ditandai oleh halusinasi, delusi, serta kesulitan dalam berpikir dan berkomunikasi. Penderita skizofrenia sering kali merasa terisolasi dan cenderung menarik diri dari interaksi sosial. Berdasarkan data survey awal yang dilakukan oleh peneliti pada tanggal 15 Januari 2025, ditemukan sebanyak 6.206 kasus Halusinasi di RSJ Prof HB Saanin Padang selama tahun 2024. Meningkatkan kemampuan dalam memberikan asuhan keperawatan kepada klien yang menderita Halusinasi. Studi kasus ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan Asuhan Keperawatan Jiwa pada Tn. A, yang mengalami Halusinasi Pendengaran di Ruang Merpati RSJ. Prof. HB. Saanin Padang pada tahun 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Penelitian dilaksanakan di Ruang Merpati. Penelitian ini dilaksanakan pada 24 Apr 2025 s/d 28 Apr 2025 di Ruangan Merpati RSJ Prof HB Saanin. diagnosa 1 ditandai dengan Halusinasi Pendengaran, diagnosa 2 dengan Resiko Perilaku Kekerasan diagnosa 3 dengan Harga Diri Rendah. Setelah melakukan penelitian Keperawatan Jiwa untuk Tn.A menunjukkan perkembangan yang positif dan evaluasi keperawatan yang diberikan pada Tn.A dengan 3 diagnosa keperawatan teratasi sebagian. Diharapkan bahwa RSJ Prof HB Saanin dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal.</p> prisca anursya anursya, Rosmi Eni, Miswarti, Debby Sinthania Copyright (c) 2025 prisca anursya anursya, Rosmi Eni, Miswarti, Debby Sinthania https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/441 Wed, 24 Dec 2025 00:00:00 +0000 Asuhan Keperawatan pada Ny.Z Dengan Demam Thypoid https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/450 <p>According to the World Health Organization (WHO), it is estimated that every year worldwide there are between 11-21 million cases of typhoid fever with a death incidence of 128,000 (12.8%) to 161,000 (16.1%). Based on data on typhoid fever cases at Aisyiyah Pariaman Hospital in 2024, typhoid fever ranks fourth in the most common diseases, around 237 (23.7%) cases. The purpose of the study is to be able to carry out nursing care for patients with typhoid fever by including assessment, diagnosis, intervention, implementation, evaluation, and documentation. The study was conducted in the Musdalifah room of Aisyiyah Pariaman Hospital on February 18 to February 22, 2025 with one patient, Mrs. Z, aged 40 years, using a case study method with data collection techniques by means of observation, interviews, and physical examination. There are five nursing problems, namely hyperthermia, acute pain, risk of nutritional deficits, nausea and sleep pattern disorders. On the third day, the diagnosis of hyperthermia and the risk of nutritional deficit were confirmed, with the patient's body temperature normalizing and appetite improving. On the fourth day, the diagnosis of nausea and sleep disturbance was confirmed, as indicated by a reduction in nausea and vomiting, and a decrease in insomnia. On the fifth day, the diagnosis of acute pain was confirmed, with a decrease in the pain scale. It is hoped that the patient and family will maintain environmental and dietary hygiene, consume healthy, hygienic, and nutritious food, and get enough rest to prevent typhoid fever from recurring.</p> Tiara abdul novitria, Hilma Yessi, Linda Marni, Mike Asmaria Copyright (c) 2025 Tiara abdul novitria, Hilma Yessi, Linda Marni, Mike Asmaria https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/article/view/450 Wed, 24 Dec 2025 00:00:00 +0000