Pengaruh Terapi Musik Nature Sound Terhadap Kualitas Tidur Pada Lansia Di PSTW Sabai Nan Aluih Sicincin Padang Pariaman
DOI:
https://doi.org/10.24036/jkem.v4i2.493Keywords:
Kualitas Tidur, Lansia, Terapi Musik, Nature SoundAbstract
Pada lansia, kualitas tidur cenderung menurun akibat proses penuaan yang ditandai dengan perubahan fisiologis, psikologis, dan pola istirahat. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah terapi musik nature sound yang bertujuan memberikan efek relaksasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi musik nature sound terhadap kualitas tidur pada lansia di PSTW Sabai Nan Aluih Sicincin Padang Pariaman. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental dan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh lansia yang mengalami gangguan kualitas tidur sebanyak 52 orang, dengan sampel 24 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) melalui wawancara. Intervensi terapi musik nature sound ini diberikan sebanyak 5 kali selama tujuh hari berturut-turut dengan durasi 15 menit. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kualitas tidur lansia sebelum intervensi sebesar 7.79, sedangkan setelah intervensi menurun menjadi 4.50. Hasil uji statistik diperoleh p-value 0.000 (p < 0,05), sehingga terdapat pengaruh terapi musik nature sound terhadap kualitas tidur lansia. Disimpulkan bahwa terapi musik nature sound berpengaruh signifikan terhadap kualitas tidur lansia dan dapat menjadi alternatif intervensi nonfarmakologis yang sederhana, mudah dilakukan, aman, dan efektif dalam meningkatkan kualitas tidur lansia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Athaya Yumna Yumna, Rika Syafitri, Ledia Restipa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
