Asuhan Keperawatan Pada Tn. R dengan Dengue Haemoragic Fever
DOI:
https://doi.org/10.24036/jkem.v4i1.383Keywords:
Dengue Haemoragic Fever (DHF)Abstract
Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) merupakan penyakit yang masuk ke tubuh melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan disebabkan oleh virus dengue. Menurut WHO 2024 kasus Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) mencapai 5,2 juta kasus di dunia. Di Indonesia mencapai 57.884 kasus dengan angka kematian 422 kasus. Di Sumatera Barat mencatat 2.698 kasus (DHF). Di kota Padang mencatat jumlah kasus 535 kasus mencakup 20 kasus kematian. Di Rumah Sakit Dr. Reksodiworyo Padang mencatat 233 kasus di tahun 2024 mengalami penurunan dari tahun 2023-2024 sebanyak 8 orang. Tujuan dilakukan asuhan keperawatan ini adalah mampu melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan DHF dengan meliputi, pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, evaluasi dan dokumentasi yang dilaksanakan di ruang rawat inap Agus Salim Rumah Sakit Dr. Reksodiwiryo Padang pada tanggal 24 Maret sampai 28 Maret 2025 dengan satu orang pasien yakni Tn. R, menggunakan metode dengan cara observasi, wawancara, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi. Hasil penelitian selama 5 hari di dapatkan diagnosis keperawatan yang muncul pada Tn. R yaitu, Hipertermia membaik dihari ke tiga, dengan suhu tubuh (36.6ºC), Nyeri akut membaik dihari ke lima dengan tujuan keluhan nyeri menurun, hypovolemia membaik dihari ke lima dengan tujuan status cairan membaik, resiko perdarahan membaik dihari ke lima dengan tujuan Tingkat perdarahan menurun, dan resiko defisit nutrisi membaik dihari ke lima, pasien mampu menghabiskan porsi makanan yang di berikan rumah sakit. Diharapkan pasien dan keluarga memahami bagaimana perawatan di rumah dan melakukan pencegahan berupa menjaga kebersihan lingkungan agar dapat terhindar dari penyakit DHF
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Fadhel Akbar Fadhel, Rika Novariza, Linda Marni, Aulia Asman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
